Header Ads

Header ADS

Fintech Technologi

RPS Mata Kuliah Financial Technolgy

  

Materi 

1.Pengantar financial technology
2.Perkembangan Financial Technology 
3.Regulasi dan Tata Kelola Financial Technology
4.Financial Technology: Payment 
5.Financial Technology: Peer to Peer and Lending
6.Financial Technology: Crowdfunding
7.Financial Technology: Crypto and Blockchain
8.Financial Technology: Comparison – Market Aggregator

Absensi dan Nilai :  Kelas D, Kelas C, Kelas A, Kelas B

Financial Technology: Crowdfunding
Tujuan Pembelajaran
1. Memahami konsep Financial Technology: Crowdfunding
2. Memahami cara kerja Financial Technology: Crowdfunding

https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/15643/Crowdfunding-sebagai-Instrumen-Alternatif-Pendorong-Pertumbuhan-Ekonomi-di-Indonesia.html


1. Pendahuluan

         Crowdfunding adalah metode penggalangan dana yang melibatkan banyak individu atau investor untuk mendanai proyek atau usaha tertentu. Konsep ini memanfaatkan platform digital untuk menghubungkan para pencari dana (entrepreneur, pemilik proyek, atau organisasi) dengan para pendukung (investor, donor, atau konsumen) secara langsung. 

Jenis-Jenis Crowdfunding

a. Donation-based Crowdfunding: Di mana orang memberikan uang tanpa mengharapkan imbalan. Contoh: penggalangan dana untuk amal atau bantuan bencana. Dompet Dhuafa

b. Reward-based Crowdfunding: Di mana pendukung menerima imbalan berupa produk atau layanan tertentu sebagai balasan atas kontribusi mereka. Contoh: kampanye untuk produk baru.

c. Equity Crowdfunding: Di mana investor menerima saham atau kepemilikan dalam proyek atau perusahaan. Contoh: startup yang mencari dana untuk pertumbuhan.Contohnya Santara 

d. Debt Crowdfunding: Di mana peminjam mendapatkan dana dan berjanji untuk membayar kembali dengan bunga. Contoh: pinjaman peer-to-peer.

Manfaat Crowdfunding

a. Aksesibilitas: Memudahkan penggalangan dana untuk individu dan usaha kecil yang sulit mendapatkan pinjaman dari bank

b. Validasi Pasar: Membantu pengusaha menguji minat pasar terhadap produk atau layanan mereka sebelum peluncuran

c. Komunitas: Membangun komunitas pendukung yang terlibat dalam proyek dan membantu pemasaran.

2. Cara Kerja Financial Technology: Crowdfunding
3. Case Study :
a. Silahkan Kunjungi lembaga crowdfunding diatas dan temukan sistem kerja yang ada dan bandingkan satu lembaga crowdfunding satu sama lain. Bmtim.id, Dompet Dhuafa, Kita Bisa. com. 
b. Baca Juga : https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/15643/Crowdfunding-sebagai-Instrumen-Alternatif-Pendorong-Pertumbuhan-Ekonomi-di-Indonesia.html

4. Penugasan 

Langkah-Langkah Crowdfunding

1. Inisiasi Proyek: Pencari dana membuat kampanye crowdfunding di platform yang tersedia, termasuk deskripsi proyek, tujuan dana, dan imbalan bagi pendukung.

2. Pemasaran Kampanye: Pencari dana mempromosikan kampanye mereka melalui media sosial, email, dan saluran lainnya untuk menarik perhatian calon pendukung

3. Pengumpulan Dana: Pendukung dapat berkontribusi dengan jumlah yang mereka pilih. Platform crowdfunding sering kali menetapkan minimum kontribusi.

4. Pencapaian Target: Jika kampanye mencapai target dana dalam waktu yang ditentukan, dana akan disalurkan kepada pencari dana. Jika tidak, dana dapat dikembalikan kepada pendukung, tergantung pada kebijakan platform.

5. Pelaporan dan Imbalan: Setelah dana diterima, pencari dana harus memberikan update tentang proyek dan mengirimkan imbalan kepada pendukung sesuai dengan janji yang dibuat dalam kampanye.

Teknologi yang Terlibat

1. Platform Digital: Crowdfunding memanfaatkan website atau aplikasi untuk menampilkan proyek dan mengelola transaksi.

2. Sistem Pembayaran: Menggunakan layanan pembayaran online untuk memproses kontribusi, seperti kartu kredit atau transfer bank.

3. Analitik dan Data: Platform menggunakan analitik untuk membantu pencari dana memahami perilaku pendukung dan meningkatkan kampanye mereka.


1. Buat 5 Kelompok untuk kelas B, dan 3 Kelompok Untuk Kelas A dan D. Khusus Kelas B dibagi menjadi 6 kelompok, Tugasnya adalah Membuat Paper perbandingan Crowdfunding anatara satu sama lain dengan 3 kategori, 1. Crowfunding sosial amal, 2. Equity crowfunding, 3. Debt Equity. Dibuat papaer dan di presenatasikan
2. Silahkan Kunjungi lembaga crowdfunding  dan temukan sistem kerja yang ada . Dompet Dhuafa, Kita Bisa. com, Santara, bmt IM.id. dan lembaga lainya.  Mengacu Pada Materi Diatas. Termasuk Visi Misi Perusahaan dan Sistem Kerja dan hal hal yang meanarik dari pperusahaan atau organisasi. dan juga temukan kelemahannya. Tugas dikumpulkan pada google drive masing masing dan linknya disematkan disini
3. Kumpulkan Link Tugas Pada link ini Presentasi Diskusi Kelompok 



Tugas Lebih Lengkapnya Bisa Di Klik Link Berikut 

Kelas A

a. Kelompok 1 (Kelompok 1 _ Amartha.com)

b. Kelompok 2 (Kelompok 2 - SupportUnicefIndoneisa (2).pdf

c. Kelompok 3 (KELOMPOK 3 Wecare.id)

Kelas C

a. Kelompok 1 (Kelompok 1 - Bizhare.pdf)

b. Kelompok 2 Fintech BenihBaik.com (https://drive.google.com/file/d/1f9EilBIEzJ9CUIsetoQBrJM7X9WbjVj0/view?usp=drivesdk

c. Kelompok 3 (Kelompok 3 - Kitabisa.com

d. Kelompok 4 (Kelompk 7.pdf)

e. Kelompok 5 (WeCare.id)

Kelas D

a. Kelompok 1 (KELOMPOK 1 FINTECH (1).pdf)

b. Kelompok 2 Bizhare (Team 2_Fintech_Class D)

c. Kelompok 3 (KitaBisa.Com By Kelompok 3 D.pdf)

Referensi
  1. Belleflamme, P., Lambert, T., & Schwienbacher, A. (2014). Crowdfunding: An Industrial Organization Perspective. Journal of Business Venturing, 29(6), 785-802.
  2. Mollick, E. (2014). The Dynamics of Crowdfunding: An Exploratory Study. Journal of Business Venturing, 29(1), 1-16.
  3. Cumming, D. J., & Johan, S. (2013). The Role of Crowdfunding in the Entrepreneurial Finance Landscape. Journal of Small Business Management, 51(1), 75-92.
  4. Gerber, E. M., & Hui, J. (2013). Crowdfunding: A New Approach to Resource Mobilization. International Journal of Project Management, 31(7), 1026-103
FinaFinancial Technology: Crypto and Blockchain

Tujuan Pembelajaran
1. Memahami konsep blockchain technology in financial
2. Memahami cara kerja blockchain technology in Financial


Berikut Presentasi Tentang Bitcoin....

Diskusi Tentang Bitcoin diawali dari kelompok satu  kelas c yang membahas bitcoin  Klik untuk melihat lebih detail materi yang dipaparkan. Diskusi selajutnya tentang dodecoin. Klik disini untuk berkunjung ke websitenya . Presentasi Ketiga yaitu criptocurensi lite coin, Silahkan klik disini untuk berkunjung ke websitenya.    

Financial Technologi : Peer To Peer Landing


Menurut Peraturan OJK No.77/POJK.01/2016, fintech lending/peer-to-peer lending/ P2P lending adalah layanan pinjam meminjam uang dalam mata uang rupiah secara langsung antara kreditur/lender (pemberi pinjaman) dan debitur/borrower (penerima pinjaman) berbasis teknologi informasi. Fintech lending juga disebut sebagai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

Fintech P2P lending membuat platform online yang menyediakan fasilitas bagi pemilik dana untuk memberikan pinjaman secara langsung kepada debitur dengan return lebih tinggi, sedangkan peminjam dana bisa mengajukan kredit secara langsung kepada pemilik dana dengan syarat yang lebih mudah dan proses yang lebih cepat dibandingkan ke lembaga keuangan konvensional.

Investasi di P2P lending ini memberikan janji return cukup tinggi per tahunnya, namun berinvestasi harus sesuai dengan profil serta risk appetite kita dan bagaimana cara mengelolanya. Karena itu, langkah paling awal dalam proses investasi di P2P lending adalah memahami risikonya. Jangan sampai, kita menginvestasikan dana tanpa tahu tingkat dan jenis risiko yang dihadapi.

Cara kerja P2P lending adalah sebagai berikut :

1. Registrasi keanggotaan. Pengguna (lender dan borrower) melakukan registrasi secara online melalui komputer atau smartphone;
2. Borrower melakukan pengajuan pinjaman; 
3. Platform P2P lending menganalisa dan memilih borrower layak untuk mengajukan pinjaman, termasuk menetapkan tingkat risiko borrower tersebut;
4. Borrower terpilih akan ditempatkan oleh platform P2P lending dalam marketplace P2P lending secara online beserta dengan informasi komprehensif tentang profil dan risiko borrower tersebut.
5. Investor P2P lending melakukan analisa dan seleksi atas borrower yang tercantum dalam marketplace P2P lending yang disediakan oleh platform.
6. Investor P2P lending melakukan pendanaan ke borrower yang dipilih melalui platform P2P lending.
7. Borrower mengembalikan pinjaman sesuai jadwal pengembalian pinjaman ke platform P2P lending.
8. Investor P2P lending menerima dana pengembalian pinjaman dari borrower melalui platform.

Peer To Peer Menurut kemenkeu Bisa Disimak Melalui Video Berikut ini : Klik Disini
Berikut salah satu perusahaan Peer To Peer  yaitu Investri.id

Manfaat Pada Perekonomian...
Teori Investasi... Orang Berinvestasi untuk mendapatkan return yang lebih tinggi. Dengan menunda mengonsumsi saat ini. Harapannya adalah meningkatkan pendapatan dimasa yang akan datang. investor dihadapakan pada return yang tinggi dan resiko yang tinggi pula.  

Teori Produksi. Ketika suatu perusahaan telah mendaptakn modal dari P2P tentunya akan meningkatkan modal, implikasi modal yang meningkat akan menyebabkan output meningkat. pertanyaannya kira kira kapan perusaahana membutuhkan P2P ?. P@P dibutuhkan untuk pengembangan atau memenuhi permintaan output yang banyak. 

Output Pada perekonomian. Modal mudah akses mka pengusaha memproduksi lebh banyak. sehingga output secara umum  bisa meningkat. 





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.